^^Spero Spera
As long as you
breathe, There is a hope..^^

Senin, 09 Mei 2016

Fungsi dan Tujuan Terapi Okupasi

Fungsi Terapi Okupasi

Terapi Okupasi
Terapi Okupasi Tidak Perlu Mahal (Misalnya, Jepitan Jemuran Baju dikombinasikan dengan Mistar Penggaris)
Sebagaimana diketahui, Terapi okupasi adalah terapan medis yang terarah bagi pasien fisik maupun mental dengan menggunakan aktivitas sebagai media terapi, dalam rangka memulihkan kembali fungsi seseorang sehingga dia dapat mandiri semaksimal mungkin.
Menurut Djunaedi & Yitnarmuti (2001) fungsi terapi okupasi adalah sebagai berikut:
(1) Sebagai perlakuan psikiatri yang spesifik untuk membangun kesempatan-kesempatan demi hubungan yang lebih memuaskan, membantu pelepasan, atau sublimasi dorongan (drive) emosional, sebagai suatu alat diagnostik.
(2) Terapi khusus untuk mengembalikan fungsi fisik, meningkatkan ruang gerak sendi, kekuatan otot, dan koordinasi gerakan.

Apa itu Terapi Okupasi?

Definisi dan Gambaran Umum

Terapi okupasi adalah jenis terapi yang secara khusus digunakan untuk membantu orang-orang untuk hidup mandiri dengan berbagai kondisi kesehatan. Terapi ini digunakan sebagai bagian dari program tata laksana untuk orang-orang dengan penyakit, keterlambatan perkembangan sejak lahir, masalah psikologis, atau cedera jangka panjang. Tujuan utama terapi okupasi adalah untuk membantu meningkatkan kualitas hidup mereka dalam memaksimalkan kemandirian. Hal ini membantu pasien mendapatkan harapan positif dan tujuan hidup.
Terapi okupasi mencakup program tata laksana yang beragam dan unik untuk masing-masing pasien. Terapis akan menentukan tujuan akhir khusus bagi masing-masing pasien dan mengembangkan metode khusus untuk mencapainya berdasarkan kebutuhan pasien.
Terapis okupasi melibatkan dengan pasien dari semua kalangan umur, dari anak hingga lansia. Pada